Yohanes 15
ayat 1
"Akulah pokok anggur yang benar dan BapaKulah pengusahanya."
ayat 4 & 5
"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalauia tidak tinggal pada pokok anggur, demikianlah juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa"
ayat 7
"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah BapaKu dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu"
Sudah jelas apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita, Tuhan ingin kita hidup di dalam DIA, dan DIA hidup di dalam kita. Apa sih yang dimaksud dengan hidup di dalam DIA? Bagaimana caranya hidup di dalam DIA?
"Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam DIA, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup"
I yohanes 2:6
Seperti apakah gaya hidup Kristus itu? alkitab mencatat pada Yohanes 14: 14 "Tidak percayakah Engkau bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?" Yesus intim dengan Bapa. Yesus mempunyai hubungan yang erat dengan Bapa. Seperti Pokok anggur dan rantingnya, adalah satu tubuh, bila ranting itu dipotong dari pokoknya maka dia tidak bisa berbuat apa-apa selain mengering dan dibakar orang.
Tuhan ingin setiap kita tinggal di dalam DIA, agar kita berbuah banyak, DIA ingin kita hidup di dalam pimpinanNYA seperti yang dikatakan Yesus pada Yoh 5:19 "AKu berkata kepadamu sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diriNYa sendiri, jikalau tidak IA melihat Bapa mengerjakannya, sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang Dia kerjakan".
Kita sebagai anak-anak ALLAH, kita harus sadar, bahwa di luar Tuhan kita tidak akan bisa mengerjakan apa-apa, kita akan menjadi ranting yang kering yang tidak berbuah, yang akhirnya dipotong, dibuang, dan dibakar. Jika kita mau berbuah banyak, kita harus hidup didalam TUHAN.
Dan Tuhan berjanji untuk orang-orang yang setia dan hidup di dalam dia, seperti yang tercatat di atas "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."
Bagaimana menjalin hubungan yang mesra dengan Bapa? dengan terus berkomunikasi denganNYA lewat doa, penyembahan, serta membaca dan merenungkan kebenaran firmanNYA. Semakin kita mengenal Bapa, semakin Bapa akan membawa kita melakukan perkara-perkara yang besar, dan berbuah banyak. Dan saat itulah Bapa kita akan di permuliakan.
Sekarang pilihan ada di tangan kita, apa kita mau menjadi ranting yang subur yang berbuah banyak? ataukah menjadi ranting yang kering???

0 comments
Post a Comment